iseng - pertanyaan Gordon

Barusan Gordon alias Irvan Hilmy nanya lewat chat fb:

Hahaha, ngeliat jawaban doni di atas langsung si Gordon balas

Maaf, maaf ya Vaan.. just kidding ko :p hehe :]

Kemudian tanpa pikir panjang entah kenapa jadi ingin nanya ke teman-teman sejawat lainnya (• ε •) Banyak pemikiran teman-teman yang so bright and beautiful! (udah kaya judul album owl city aja, haha :D)

Kita mulai dari yang paling singkat dulu, Sri mengatakan:

Wah ini mah sama reaksinya ama yang Doni pikirkan pas baca ini, wkwkwk  ✌.ʕʘ‿ʘʔ.✌

Kemudian Doni juga nanya ke om Fakhry, dibales
Wahwaah, juga mas Fauzan ikut menambahkan daftar jawaban atas pertanyaan tadi

Tidak ketinggalan mbak Lily, 
Terakhir yang menjawab dengan super panjang yaitu jawaban dari Haji
Hmm... no komen buat jawabannya, soalnya semua jawaban itu benar-benar supeer! (°⌣°)
Padahal niat nanya cuma iseng lho, ternyata bermanfaat sekali! Bisa mendengar pendapat dari teman-teman terkait masalah yang sering ditanyakan ini rasanya jadi gimana gitu yah, haha :D

Terima kasih atas jawabannya yak teman-teman semua, sangat menginspirasi sekali! Really! (•‿•)
Juga kepada Gordon yang sudah menanyakan kepada Doni, kalau jawaban Doni sendiri simpel aja sih, 
Makasih semuanya :D
aku masih berfikir kawan
kalau ini hanya guyonan, tapi bukan beraati aku tidak rela kau bertemu dengan-Nya
rasanya baru tadi siang, aku meminjam motormu
ya, sejenak untuk sebuah kepentingan kecil, tapi bukan berarti aku tidak rela jika kau tidak membantu lagi
bukan berarti malam ini begitu sedih meski berbeda
dan sedikit goyah
tapi, aku ingin tahu bahwa semua orang tahu kebaikanmu
dan mudah-mudahan ada yang mau menirumu menjadi orang yang baik

kau memang biasa tenang,
dan Alhamdulillah kini kau benar-benar tenang di sana Insyaallah
meski sebenarnya aku belum tahu bagaimana perasaanmu beberapa jam sebelum ini
tapi aku yakin Allah menginginkan yang terbaik
dan mudah-mudahan kau berada di tempat yang baik pula
bersedia menunggu kami, yang mudah-mudahan bertemu dengan-Nya dalam keadaan baik dan ditempatkan di tempat yang baik pula

aku tak ingin menangis ataupun bersedih
tapi benar, mata ini terlalu lemah membendung aliran ini
mudah-mudahan do'a yang kami kirimkan disamapaikan Allah padamu
meskipun jasadmu tidak bisa lagi hadir melihat tulisan ini
aku hanya ingin semua orang turut mendo'akanmu di sini
dan aku yakin Allah maha mendengar.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu
Waakrimnuzulahu wawassi' madkhalahu
waaghsilhu bilma-i watstsalji wal barad
wanaqqihi minal khathaya kama yunaqqatstsaubul abyadu minand danas
wabdilhu daran khairan min darihi
waahlan khairan min ahlihi
wazaujan khairan min zaujihi
waqqihi fitnatal qabri wa'adza bannar.

sampai jumpa kawanku, saudaraku Muhammad Akbar Bakri
Pendidikan Dokter UNAND 2012 ( O12THOPEDIC )


*puisi dari Fakhri Mar-i Fathaniy (Aan) 

Teruntuk Sahabat yang Telah Pergi

Afiq Rashif dan Muhammad Akbar Bakri, keduanya dilahirkan ke dunia ini pada tanggal yang sama, 16 September 1994. Mereka juga pergi meninggalkan dunia di bulan yang sama, Januari. Afiq menutup usia di saat tengah baru menempuh jenjang pendidikan setingkat sekolah menengah atas di MAN Insan Cendekia Serpong pada 26 Januari 2010 (besok, tepat 3 tahun), sedangkan Akbar juga menutup usianya saat baru menginjak tahun pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dua hari yang lalu, tepatnya 23 Januari 2013. Walaupun belum genap setahun lamanya kita berteman akan tetapi banyak sekali hal yang telah kalian ajarkan kepada orang-orang sekitar, terkhusus diri Doni pribadi.
Pin PTS Asshaff, nama PTS untuk angkatan 15
Afiq, termasuk pada teman pertama Doni saat berada di Insan Cendekia karena kita berada di kelompok yang sama saat Pekan Ta'aruf Siswa (PTS) atau lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah (MOS) di sekolah lain pada umumnya. Saat terakhir bersama Afiq yaitu pada saat Self Development Program atau semacam kegiatan leadership yang dilaksanakan pada hari Sabtu di bundaran dekat saung atau di lingkungan Insan Cendekia dikenal dengan Plaza. Saat ada guru yang memberikan materi, entah kenapa banyak sekali orang yang meribut, saling tertawa, atau pun saling berbincang dengan satu sama lainnya. Namun, Doni yang saat itu duduk di sebelah Afiq, bergumam "Ini orang kenapa lah ribut-ribut ga jelas nih" Afiq pun menanggapinya dengan tenang, tidak ikut meribut tapi ikut peduli akan hal tersebut "Tenang Don, ini hal yang biasa, nanti juga tenang sendiri" Kira-kira begitu tanggapan dari Afiq. Juga Afiq diamanahkan untuk menjadi bendahara angkatan cowok, di saat mengemban amanah tersebut dia benar-benar bekerja sebagaimana bendahara yang baik, yaitu mengingatkan untuk membayar kas angkatan, dengan cara dan logatnya yang khas :")
ucapan bela sungkawa dari HET
Akbar, teman satu grup di grup B sehingga jadwal kuliah kita selalu sama. Pengalaman paling berkesan dari Akbar yaitu saat jadwal kuliah yang padat sehingga mengharuskan memilih antara sholat zuhur dulu atau kuliah pakar dulu. Jika memilih untuk kuliah pakar, maka sholat zuhur akan menjadi terlambat. Saat itu Akbar yang paling bersikukuh untuk mengajak Doni dan Andy, teman satu grup B juga, untuk segera ke masjid dulu sebelum kuliah, karena waktu itu kita baru saja selesai makan siang dan buru-buru kembali ke kampus untuk kuliah jam 12. Setibanya di depan ruangan terlihat pintu masih terkunci, sehingga kalau pun dosen datang kuliah belum akan dimulai. Saat itu Doni setengah hati untuk melangkah ke masjid, karena takut bakal terlambat kuliah, berbeda dengan Akbar, Ia sepenuh hati lenih memilih untuk sholat dari pada kuliah dahulu. Astagfirullahaladzhiim. Ampunilah dosa Doni Ya Allah, lebih takut kepada kuliah yang tertinggal dari pada kewajiban utama dari seorang hamba, beribadah... Dan ternyata saat kita selesai sholat dosen telah datang namun, pintu masih terkunci, "Alhamdulillah untung tadi sholat dulu, makasih Akbar" bisik hati. 

Terlebih kemaren saat melayat ke rumah Akbar, bapak RT juga mengatakan bahwasanya para jama'ah masjid bakal sangat kehilangan salah satu orang yang rajin datang ke masjid. Jika Akbar berada di rumah, ia selalu datang ke masjid untuk sholat berjemaah. Ini pukulan telak bagi Doni yang terkadang malas untuk berangkat ke masjid jika sudah berada di kamar, padahal jaraknya sama antara rumah doni dan rumah akbar ke masjid terdekat di lingkungan tempat tinggal masing-masing (╥﹏╥)

Masih banyak sekali kebaikan-kebaikan dari Afiq dan Akbar yang patut dicontoh. InsyaAllah semua itu akan jadi motivasi bagi doni sendiri dalam menjalani kehidupan ini. Akbar, kalau bertemu dengan Afiq, titip salam Doni ya, bilangin permohonan maaf Doni karena ga bisa ikutan waktu teman-teman Gycen pergi ke rumah Afiq pada liburan semester 1 kelas XII kemaren ini. Maaf ya Fiq. Juga untuk Akbar sendiri, perjuangan Akbar untuk bisa berkuliah di FK Unand ini benar-benar memotivasi Doni untuk serius di sini. Doni liat status akbar di facebook kalau akbar senang sekali bisa kuliah di sini, juga dari foto-foto bersama teman-teman di kelompok 13 dan teman-teman Akbar di Hippocrates Emergency Team (HET). 
status akbar di Fb :")
Makasih banyak ya Akbar, Afiq. Kalian adalah orang yang benar-benar disayangi Allah SWT sehingga dipanggil dalam usia yang masih muda. Semoga kalian ditempatkan di sisi Allah yang paling mulia, amiiin. Terakhir, kami semua yang masih di dunia ini pasti akan menyusul kalian. Entah kapan waktunya, yang jelas hal itu pasti terjadi. Innalillahi wa innailaihi raji'un.

Mumpung Masih Muda

Ingat kata-kata Pak Away, guru aqidah akhlak waktu di Insan Cendekia, waktu materi safar (atau apa gitu, rada-rada ga yakin) yang jelas waktu itu belajarnya digabung ama kelas sebelah.

Inti perkataannya itu begini "Jikalau ada teman yang menawarkan untuk menginap di rumahnya, langsung aja class!" (panggilan khusus Pak Away kepada kelas yang sedang diajarnya) Terlihat ada sebagian yang bertanya mengapa bisa demikian, tanpa tunggu ada yang bertanya Pak Away memberi jawabannya:

"Soalnya, selagi kalian masih muda, manfaatkan lah waktu muda ini untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga teman kalian, kapan lagi kalian bisa bertemu dengan orang tua, adek, kakak teman kalian. Kenapa demikian? Karena jika kalian sudah menikah nanti, untuk menginap-menginap di rumah teman dibandingkan waktu kalian muda, pasti ga bakal senyaman, sebebas masa sekarang ini. Kalau sudah menikah bakal banyak hal-hal ekstra yang harus diperhatikan. (Banyak dicontohin ama Pak Away tentang hal-hal ekstra, misalnya tentang masalah berjilbab di rumah bagi perempuan, sedangkan ada tamu laki-laki, banyak pokoknya, Doni lupa!) Untuk itu jangan tolak kesempatan kalau ada yang nawarin untuk menginap di rumah temannya ya class. Atau seenggaknya tawaran untuk mampir sebentar ke rumahnya. Sekalian menjalin silaturahmi lho itu!"

~maen ya ke rumah Doni~ (°⌣°)
Hahaha, insyaAllah hal ini bakal keingat selalu Pak :)

IAIC PADANG

Ikatan Alumni Insan Cendekia (IAIC) Padang, emang beneran ada? Hahaha :D Sebenarnya sih kaga ada, cuma bingung aja mau pake apa judul postingannya. Sedikit mengenai IAIC, yang resmi itu setahu Doni itu ada lima yaitu IAIC Jakarta, IAIC Bandung, IAIC Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), IAIC Intim (Indonesia bagian timur), dan IAIC Overseas. Berdasarkan Roadshow IAIC tahun lalu lho itu. Ga tau kenapa Roadshow tahun ini tiba-tiba kita, yang di Sumatera, diberi kesempatan untuk promosi juga. Ya sudahlah. Ok, kembali ke topik.

Ada apa dengan alumni Insan Cendekia yang di Padang? Kemaren, 20 Januari 2013 kami kedatangan seseorang, Ka Walid Anante Dalimunthe! Dan akhirnya Ka Reki, Deta, Nurul, dan Saya sendiri tentunya ikut jalan-jalan mengantar Ka Walid melihat-lihat kota Padang J Sayang di kesempatan kali ini lagi-lagi Alfian tidak dapat ikut dengan kami karena sibuk dengan tugas kuliahnya. L Semangat ya Alfian! (o.o)9
depan gerbang kampus Unand
Perjalanan dimulai pagi hari dengan tujuan pertama ke Kampus Universitas Andalas di Limau Manis. Dikarenakan kemaren adalah Minggu, kampus terasa milik kami berlima, hahaha. Kita mulai dengan keliling kampus yang begitu luas, saya sendiri juga ga hapal tempat-tempat di sana, termasuk fakultas ini di mana, bangunan itu gedung apa, dan banyak lainnya -__- Maklum, kampus saya bukan yang di Limau Manis. #alesan haha :D Kemudian, siangnya kita sholat zuhur di Kampus Fakultas Kedokteran Unand di Jati, nah di sini baru hapal nama tiap gedungnya :3
di masjid Dawaul Ilmi - FK Unand
Dilanjutkan makan siang di Waroenk Kito, dekat Masjid Nurul Iman,
memilih menu
Ka Walid makan DUA PORSI?! wkwkwk just kidding :p
Kwetiau Goreng Ayam :9
Nurul menyantap Mie Goreng Ayam
satu meja berlima :D
Setelah itu kita maen ke pantai! Atau kalau di Padang akrab disebut dengan ‘Taplau’ singkatan dari Tapi Laut atau bahasa Indonesianya yaitu Tepi Laut. Kemudian ke Taman Melati, sholat ashar di Masjid Nurul Iman, dan diakhiri dengan makan es durian di Ganti Nan Lamo.
siapa ini? (°∀°)
baru sampai di Taplau
Ka Reki. Rambutnya itu lho.. <('o'<)
my best pic! really love this one entah kenapa! >w<
Kiri-Kanan: Ka Reki - Ka Walid - ??? - Deta
Sedikit cerita di Taman Melati, sebenarnya kita salah masuk. Harusnya masuk dari pintu depan dan perlu bayar. Namun, kita masuk dari belakang, dan untuk ke tamannya sendiri harus lompat pagar. Alhasil, ada saja yang nekad untuk melakukannya demi mengambil gambar. Siapa lagi kalau bukan pendatangnya ditambah yang bakal ngambilin foto, yaitu Deta. Haha \(^ω^\)
Deta tersenyum girang :3
berhasil masuk ilegal  ⊙▃⊙
Ka Walid hendak mau pulang ☼.☼
Deta loncat pagar mau keluar, muka senangnya itu lhoo ۞ 
Oiya, sebenarnya sehabis makan es durian Ka Walid dan Ka Reki lanjut ke tujuan terakhir, Jembatan Siti Nurbaya. Akan tetapi Nurul, Deta, Doni ga ikut menemani karena cuaca udah mulai gelap (mendung mau hujan) dan jam di tangan juga telah menunjukkan pukul setengah enam sore. Wahwah. Ga terasa udah seharian kami jalan-jalannya (─‿‿─)
es duren difoto oleh Ka Walid
sama sama kaka! (°⌣°)